setelah lama menghilang kini fonxa kembali buat onarSetelah sempat buron pasca-kebocoran data massal anggota kepolisian, kelompok peretas legendaris ini kembali muncul dengan menyebarkan dokumen instruksi material berbahaya.
setelah lama menghilang kini fonxa kembali buat onar

Keterangan Gambar : Tampilan layar komputer yang memperlihatkan baris kode enkripsi di samping jendela aplikasi Telegram yang memuat pesan dari akun anonim


JAKARTA — Jagat maya kembali digegerkan oleh kembalinya kelompok peretas (hacker) misterius yang dipimpin oleh peretas kawakan berinisial Fonxa. Setelah hampir satu tahun menghilang dari radar otoritas siber, Fonxa dan timnya dilaporkan kembali aktif dan langsung memicu alarm bahaya bagi keamanan siber nasional.


Bukan lagi sekadar membocorkan data siber, aksi kali ini dinilai jauh lebih ekstrem. Melalui sebuah saluran (channel) privat di aplikasi pesan instan Telegram yang menyebar cepat sejak Kamis malam, kelompok ini secara terang-terangan membagikan dokumen digital yang diklaim sebagai cetak biru atau resep detail pembuatan bom peledak, mirip dengan jenis yang digunakan pada peristiwa kelam Bom Bali silam.


Sebelum menghilang, nama Fonxa sendiri sempat menjadi buronan utama setelah sukses meretas dan membocorkan data sensitif ribuan anggota kepolisian ke forum kegelapan (dark web). Kasus tersebut sempat melumpuhkan beberapa lini komunikasi internal otoritas keamanan sebelum akhirnya kelompok ini dinyatakan pasif.


Pakar keamanan siber yang memantau pergerakan ini menyebutkan bahwa motif kembalinya Fonxa masih belum dipastikan, apakah murni sabotase, motif politik, atau sekadar unjuk gigi kekuatan baru mereka. Hingga berita ini diturunkan, pihak kementerian terkait dan tim siber kepolisian dikabarkan tengah melakukan investigasi mendalam untuk melacak hulu penyebaran dokumen berbahaya tersebut serta memblokir akses saluran terkait.



Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)